Program Pascasarjana

Doktor Manajemen Pendidikan Islam

Rumusan Visi Keilmuan Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam

Menjadi pusat pengkajian dan pengembangan Manajemen Pendidikan Islam berlandaskan Adaptive Learning Organization berbasis epistemologi Qur'anic Worldview melalui riset inter, multi, atau transdisipliner untuk menghasilkan inovasi dan transformasi pendidikan Islam yang berkelanjutan.

Adaptive Learning Organization

Adaptive Learning Organization merupakan fokus dan kekhasan pengembangan keilmuan Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam. Konsep ini dibangun melalui sintesis berbagai teori organisasi, pembelajaran, perubahan, dan inovasi, terutama Learning Organization Theory dari Peter M. Senge, Organizational Learning Theory dari Chris Argyris dan Donald Schön, Systems Theory dari Ludwig von Bertalanffy, Contingency Theory, Complexity Theory, Educational Change Theory dari Michael Fullan, serta Diffusion of Innovation Theory dari Everett M. Rogers. Berdasarkan integrasi teori-teori tersebut, organisasi pendidikan Islam dipandang sebagai organisasi pembelajar yang memiliki kemampuan untuk belajar secara berkelanjutan, beradaptasi terhadap perubahan dan kompleksitas lingkungan, serta mengembangkan inovasi dan transformasi secara berkesinambungan guna mewujudkan efektivitas, keunggulan, dan keberlanjutan pendidikan Islam.

Epistemologi Qur'anic Worldview

Pengembangan Adaptive Learning Organization dalam Manajemen Pendidikan Islam berlandaskan epistemologi Qur'anic Worldview yang menjadikan Al-Qur'an, Sunnah, dan khazanah intelektual Islam sebagai fondasi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam membangun, merekonstruksi, serta mengembangkan teori, model, dan praktik Manajemen Pendidikan Islam. Melalui perspektif ini, teori-teori organisasi modern direkonstruksi dan diintegrasikan dengan nilai-nilai Qur'ani sehingga menghasilkan perspektif keilmuan yang holistik, integratif, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Riset Inter, Multi, dan Transdisipliner

Pengembangan ilmu dilakukan melalui pendekatan riset inter, multi, dan transdisipliner yang mengintegrasikan ilmu-ilmu Qur'ani, ilmu manajemen, ilmu pendidikan, ilmu organisasi, ilmu sosial, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendekatan ini memungkinkan lahirnya paradigma, teori, model, dan solusi baru yang mampu menjawab berbagai persoalan pendidikan Islam secara komprehensif, kontekstual, dan adaptif terhadap dinamika perubahan masyarakat global.

Inovasi dan Transformasi Pendidikan Islam

Seluruh proses pengembangan keilmuan diarahkan untuk menghasilkan inovasi dan transformasi pendidikan Islam yang berkelanjutan. Inovasi dan transformasi tersebut mencakup pembaruan dalam aspek kepemimpinan, organisasi, tata kelola, budaya mutu, pengelolaan perubahan, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Dengan demikian, Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam diharapkan mampu menghasilkan filosofi, teori, model, dan praktik yang berkontribusi terhadap pengembangan organisasi pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, unggul, dan berdaya saing global.

Rumusan Tujuan Pendidikan Prodi:

1.Lulusan yang unggul dan mampu berkiprah secara profesional sebagai akademisi, pemimpin, konsultan, dan pengambil kebijakan pendidikan melalui pengembangan dan implementasi inovasi manajemen pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an, teori-teori manajemen kontemporer, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

2.Lulusan yang memiliki kemampuan mengembangkan filosofi, teori, model, dan praktik Manajemen Inovasi Pendidikan Islam melalui penelitian inter, multi, dan transdisipliner yang berlandaskan epistemologi Qur'anic Worldview dengan menghasilkan karya ilmiah yang orisinal dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan pada tingkat nasional dan internasional.

3.Lulusan yang mampu menunjukkan integritas akademik, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, adaptif, serta komitmen terhadap pembelajaran sepanjang hayat dalam memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kemajuan peradaban berdasarkan nilai-nilai Al-Qur'an.